U2 · THE BATTLE OF FAITH · STAYING ALERT IN THE END TIMES
Pdm. Arief Wicaksono
Verse references · sourceMat 24:4
Matius 24:4-13
Ministry songTBC
18 October BSD worksheet · verified 2026-10-18T06:36:23.547186+07:00. Source text is reproduced as supplied; blank slide slots remain pending.
Slide 1
THE BATTLE OF FAITH
STAYING ALERT IN THE END TIMES
Slide 2
Akhir zaman bukan hanya soal kapan
Pertanyaan pentingnya: bagaimana keadaan dunia memengaruhi hati dan iman kita?
- DUNIA BERGONCANG
Krisis, bencana, penolakan, dan perubahan nilai.
- HATI DIUJI
Takut, kecewa, lelah, dan kehilangan pengharapan.
- IMAN HARUS SIAP
Berjaga-jaga, berakar dalam Firman, dan bertahan.
Fokus kita: bukan menebak tanggal kedatangan Tuhan, tetapi menjaga kondisi hati.
Slide 3
Empat goncangan yang menguji iman
Yesus mengingatkan bahwa dunia yang bergoncang juga dapat menggoncangkan hati.
1. PENYESATAN
Apa yang kita percayai
2. KRISIS DUNIA
Rasa aman dan masa depan
3. PENGANIAYAAN
Kesetiaan pada Kristus
4. KASIH MENJADI DINGIN
Kasih kepada Tuhan dan sesama
Slide 4
EMPAT GONCANGAN
01. Penyesatan berkedok kebenaran
- Tidak semua yang tampak rohani membawa kita semakin dekat kepada Kristus.
- Mujizat, kata-kata berapi-api, atau popularitas bukan satu-satunya ukuran kebenaran.
- Ajaran yang sehat membawa kita kepada kebenaran, pertobatan, dan salib Kristus.
UJI SEGALA SESUATU DENGAN FIRMAN TUHAN
Slide 5
EMPAT GONCANGAN
02. Berita perang dan bencana
- APA YANG TERJADI?
Perang, kabar perang, kelaparan, gempa bumi, dan krisis.
- APA YANG KITA RASAKAN?
Panik, tidak aman, khawatir tentang ekonomi dan masa depan.
- APA KATA YESUS?
“Jangan kamu gelisah.” Goncangan bukan berarti Tuhan kehilangan kendali.
Slide 6
EMPAT GONCANGAN
03. Penganiayaan dan kebencian
- Kadang kita ditolak bukan karena berbuat jahat, melainkan karena tetap memegang iman.
- Jangan membalas kebencian dengan kebencian; tetaplah teguh dan hidup dalam kasih.
Kesetiaan kepada Kristus tidak selalu membuat kita diterima semua orang.
Slide 7
EMPAT GONCANGAN
04. Kasih yang menjadi dingin
KECEWA
- Luka dan kekecewaan dibiarkan menguasai hati.
MENJAUH
- Komitmen, persekutuan, dan pelayanan mulai ditinggalkan.
MENJADI DINGIN
- Kasih kepada Tuhan dan sesama makin pudar.
Jaga hati—jangan biarkan kejahatan di sekitar kita memadamkan kasih di dalam kita.
Slide 8
Dunia boleh bergoncang. Hati kita tetap dijaga.
Ketekunan bukan berarti tidak pernah takut atau kecewa; ketekunan berarti terus kembali kepada Tuhan.
- AKUI
Jujur tentang kondisi hati dan iman kita.
- BERPEGANG
Berakar pada Firman, bukan sekadar fenomena.
- BERTAHAN
Terus mengasihi dan setia sampai akhir.
Slide 9
Lima tahap iman yang mulai gugur
Kemunduran rohani sering terjadi perlahan—karena itu kita perlu berjaga-jaga.
1. LENGAH : Doa dan Firman mulai dikurangi.
2. KOMPROMI : Dosa kecil mulai dianggap wajar.
3. SUAM-SUAM KUKU : Ibadah menjadi rutinitas; pelayanan terasa beban.
4. MENARIK DIRI : Menjauh dari komunitas dan teguran Firman.
5. MURTAD & SINIS : Kasih dingin; hati menutup diri terhadap Tuhan.
Slide 10
Berhenti sejenak. Periksa hati.
Pertanyaan refleksi pribadi
1. Apakah kehidupan doa dan Firman saya mulai berkurang?
2. Apakah ada kompromi yang selama ini saya benarkan?
3. Apakah saya masih mengasihi, atau sedang menyimpan kepahitan?
4. Apakah saya mulai menjauh dari komunitas rohani?
5. Apakah saya masih berharap kepada Tuhan di tengah goncangan?
Slide 11
Lima langkah untuk tetap berjaga-jaga
Langkah praktis menjaga iman di tengah akhir zaman.
1. 01 JUJUR DI HADAPAN TUHAN
Akui ketakutan, kelelahan, dan kasih yang mulai pudar.
2. UJI DENGAN FIRMAN
Jangan menilai kebenaran hanya dari hal yang tampak.
3. TERIMA PROSES
Penderitaan bukan bukti bahwa Tuhan meninggalkan kita.
4. PILIH UNTUK MENGASIHI
Ampuni; jangan biarkan kebencian meracuni hati.
5. ARAHKAN PENGHARAPAN
Hiduplah untuk nilai kekal dan Amanat Agung.
Slide 12
Lima langkah untuk tetap berjaga-jaga:
1. Jujur mengakui kondisi rohani
Pemulihan dimulai ketika kita berhenti memakai topeng rohani.
- “Tuhan, aku takut melihat masa depan.”
- “Tuhan, aku lelah dan kecewa.”
- “Tuhan, kasihku mulai pudar—pulihkan aku.”
Kejujuran di hadapan Tuhan bukan tanda iman yang gagal. Itu adalah langkah awal untuk dipulihkan.
Slide 13
Lima langkah untuk tetap berjaga-jaga:
2. Ukur segala sesuatu dengan Firman
Jangan membangun iman hanya dari mukjizat, suasana, atau tokoh.
Akar yang kuat membuat iman tidak mudah diruntuhkan oleh penyesatan.
Slide 14
Lima langkah untuk tetap berjaga-jaga:
3. Sadari bahwa penderitaan adalah bagian proses
Kesetiaan tidak menjamin hidup tanpa penolakan.
Dunia bukan rumah kekal kita; pengharapan kita melampaui keadaan hari ini.
Slide 15
Lima langkah untuk tetap berjaga-jaga:
4. Pilih untuk tetap mengasihi
Jangan izinkan kebencian dunia menjadi racun di dalam hati kita.
Pengampunan bukan membenarkan kejahatan; pengampunan menolak dikuasai oleh kepahitan.
Slide 16
Lima langkah untuk tetap berjaga-jaga:
5. Jangan menaruh harapan tertinggi pada dunia
Arahkan hidup pada perkara yang bernilai kekal.
- Koreksi ekspektasi: dunia tidak akan menjadi sumber keamanan yang sempurna.
- Pindahkan pusat pengharapan dari hal duniawi kepada Tuhan dan janji-Nya.
- Hidupi Amanat Agung: beritakan Injil, layani sesama, dan menangkan jiwa.
“Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia...” — Matius 24:14
Slide 17
1. Cek kondisi Rohani kita setiap saat
2. Uji segala sesuatu dengan Firman
3. TETAP MENGASIHI sekalipun tidak mudah
4. Miliki hati yang setia sampai kesudahannya
Slide 18
TBC — source slide slot is blank.
Ministry song and any remaining source blanks require confirmation.
Open dated BSD source ↗